Friday, September 6, 2013

my heart's whispers

Don't know how long is it
That i've to resist everything
Hide all of the truth in my heart
Every time we meet
Every time you turn to me
That I pretend to be still
Do you know how much I have to force my self?
Can you hear that?
My heart is telling you
But I cannot reveal mu true feeling to anyone
Can you hear that?
My heart is waiting there for you to open
Can only hope you will know it, some day
Though I love you
Though I feel it
But deep inside isn't brave enough...

Friday, August 16, 2013

untukmu, selamat jalan...

Masih terekam jelas dalam ingatan saat kita bermain di masa kecil kita yang indah dulu, sungguh masih terekam jelas dalam memori ini
Masih sangat ku ingat setiap senyum manismu, tegur sapamu, dan pribadimu yang begitu santun pada siapapun tak terkecuali aku
Dan masih sangat jelas terekam wajahmu saat memberikanku senyuman termanismu pada Hari Raya itu, sungguh amat sangat manis, seketika dalam benakku berkata "Kau begitu tampan dan manis, beruntunglah gadis yang kelak akan menjadi istrimu". Walaupun aku tahu disana kau sedang menahan rasa sakitmu yang kau bilang "Ah ini hanya sakit biasa, mungkin panas dalam dan aku terlalu lelah, jadi ya begini lemas jadinya"
Disaat kau merasa kesakitan, kau masih sempat menenangkan orang lain agar tidak cemas, dan tentu kita merasa tenang mendengarnya, karena senyummu yang begitu menenangkan kami
Sampai pada saatnya kau tak bisa menyembunyikan sakitmu, itu membuat kami begitu sedih, terlebih lagi saat keadaanmu semakin memburuk dari hari ke hari
Kau tertidur begitu pulas dalam sakitmu, di sisi lain kami sangatlah cemas menanti agar kau segera kembali menebar senyum manismu pada kami, keluargamu
Sampai akhirnya datanglah berita baik itu, kau tebangun dari tidur panjangmu, sungguh kami begitu senang
Masih ku ingat jelas saat menemanimu yang sedang terbaring di ruangan ICU, kutemani kau seorang diri, lalu ku mulai menyapamu

"Halo... ini aku"
*kau diam*
"Ih ini aku nyempet-nyempetin dong dateng kesini mau besuk padahal tugas aku banyak loh"
*kau diam*
"Tapi gapapa ko, aku lebih baik disini nemenin, biar pas begitu kamu sehat, aku yang pertama tahu"
*kau masih diam*
"Ayo dong cepet sembuh, ga enak loh tinggal disini, pegel kan cuma baringan di tempat tidur, liat dong aku bisa jalan-jalan, duduk di kursi, bisa main hp, makan enak, makanya ayo cepetan sembuh! Yuk aku tunggu, kita pulang bareng ke rumah"
*kau mulai berkedip*
*terperangah riang aku melihat kau merespon*
"Ayo ah bangun ah, jangan tidur terus, tuh motor udah nungguin, kan baru beli motor kan, masa mau dipake orang lain coba, makanya ayo bangun"
*kau berkedip*
"Eh iya, pada nanyain kabar kamu tuh, semua pada doain kamu loh biar cepet sembuh, biar bisa kumpul lagi. Ada Yulistia Persia, ada Pasa Aziz, ada neng Silvia Nurul Masyana pada nanyain kamu tuh, mereka doain kamu loh. Bi Yuli juga katanya pengen banget jenguk kamu kesini tapi gimana kan de Bilqis ga ada yang jaga, jadi cuma bisa doain aja katanya. Makanya yuk kamu yang bangun, kamu yang pulang ke rumah biar gampang kalo mereka pengen ketemu"
*kau menghirup nafas panjang dan kemudian kau tersedak*

Lalu perawat datang dan memasukkan selang panjang ke dalam mulutmu, aku sedih melihat itu, dia memperlakukanmu kasar, tak lama perawat itu pergi setelah membetulkan posisi oksigen yang membantumu bernafas

"Ih tadi abis diapain? Pasti sakit yah? Ih makanya udahan dong sakitnya, kan ga enak, kan sakit, kan aku jadi sedih" *aku mulai berkaca-kaca*
"Ayo ah bangun, kan udah aku tungguin disini, kasian nenek dirumah kalo kamu disini, aku pengen kamu sembuh, aku yakin ko kamu kuat, kamu bisa ngelawan penyakit yang ada di tubuh kamu aku yakin, yakin banget ko kamu kuat, kamu bisa sembuh. Ayo cepetan sembuuh" *aku menahan rasa sesak yang aku rasakan saat itu*
"Ayo cepetan sembuh kan semua pada doain biar cepet sembuh, nanti kalo udah sembuh kan bukan selang panjang itu lagi yang masuk ke mulutmu, tapi sedotan juice, kamu mau jus apapun bisa kamu minum kalo kamu sembuh, makanya ayo cepetan sembuh dong"
*matamu berkaca-kaca*
"Ayo yu pulang yu! Aku ingin kamu pulang, aku gamau kamu disini terus, yu pulang yu. Aku sedih tau kalo kamu disini, aku sedih ga liat senyum kamu aku sedih. Aku mau kamu sembuh dan aku yakin kamu kuat. Ini aku loh ada disini, makanya yu kamu cepetan sembuh, pulang bareng aku"
*perlahan air mata itu keluar dari sudut matamu*

Dan seketika aku hanya terdiam melihat keadaanmu, melihat air mata itu, lama, begitu lama aku terdiam dalam heningnya aku dan kamu
Sampai pada saatnya kau akan dibawa pulang, sungguh besar harapanku kau akan jauh lebih baik karena dirawat oleh tangan-tangan terkasihmu
Aku temani kau sampai saat kau menaiki ambulance itu, dan kulihat jelas matamu masih berkedip dan melirik ke keadaan sekitar
Lalu aku pulang dengan harapan terbesarku agar kau sembuh setelah sampai nanti

Namun ternyata rasa sayang kami keluargamu tidak lebih besar dari rasa sayang Allah padamu, DIA memilih agar kau kembali padaNYA. Selang 2 jam aku berpisah denganmu beserta harapan itu, aku mendapat kabar bahwa perpisahan kita tadi adalah untuk selamanya.
Serasa ada yang melemparku ke lorong terdalam disini, aku terhentak, aku tak tahu apa yang ada dalam benakku saat itu

KehendakNYA harus kami terima dengan Ikhlas
Kini hanya akan ada bayangan senyummu dalam benak kami keluargamu

Selamat jalan saudaraku...
Selamat jalan sahabatku...
Selamat jalan Adi Nugraha...




Tuesday, July 16, 2013

ha? ha ha ha :D

Hanya lihat saat yang terlihat, tapi tak tahu apa yang menjadi kode siulan, haha sangat unik ku bilang
Memori sekitar entah berapa banyak si bulat  terik timbul dan tenggelam dalam peradaban terang dan gelap setiap detiknya, dalam koordinat seperti bisa
Sekarang adalah hal yang baru lepas segel dan membuncah seperti kurun waktu yang lalu itu, liiir liiiir bergulir seperti chocochips tumpah dari kemasan, haha hanya simpul merona yang kutampilkan disini
Dapat bersua dalam benda penurut ber-titel IPTEK membuatku bersimpul, sangat!
Bagaikaaaaaan makan buah strawberry, rasa asam manisnya bikin nyinyir namun bersimpul hahahaha

Tidak mengerti dengan keadaan yang mmmmm apa ya?
Tuh kan!
Aku gak tahu :D

Sunday, July 14, 2013

ada telunjuk dan pelipis dengan tampilan sedikit nyinyir yang mebuat simpul setengah lingkaran, manis :"

Wednesday, July 10, 2013

Kita adalah pribadi yang unik dengan kontur variatif pada setiap jiwanya.
Dengan beragam warna.
Pada dunia marmer.
Walaupun terlihat seolah sama, tapi lihatlah lebih ke dalam, akan ada beda disana.
Lihatlah dengan segenap hatimu, jangan sampai pada visual saja.

Karena dari situ kita akan tahu apa itu indah dan damai

Monday, July 8, 2013

hanya menulis...

Entah apa yang ingin aku sampaikan saat ini, aku hanya rindu pada sabanaku ini, sungguh :"
Entah sudah berapa aksi si bulatan hangat bertengger pada singgasananya di atas sana, aku tak ingat, tp aku tau tepatnya, ya karena memang tertera dalam papan yang tertancap kuat di sabanaku ini.
Entah bagaimana rasanya bermain bersama kelinci pemakan wortel pun aku sedikit buram, maaf...
Entah apa yang aku pikirkan karena sudah sekian lama aku tak bersua bersama bonsai tak berparasit, juga peri.
Entah apa yang mebuat semua menjadi berubah.
Mungkin kedewasaan.
Ya!
Kini aku sudah dewasa dan aku harus menjadi pribadi yang hidup pada ladang pertanian, dan berangkat menuju pemukiman yang lebih ramai.
Seiring dengan perubahan itu, tanganNYA lah yang selalu menyertaiku.
Tangan yang selalu memberikanku berkah setiap saat mulai dari aku membuka mata hingga kupejamkan mata sayuku ini. Selalu.
Nikmat dan berkah yang tiada tara selalu kurasakan setiap aksinya si bulat terik hingga si bulat penenang, tak pernah terlewat.
Kini aku sudah merasa berbeda, dan aku semakin ingin terjaga...


Thursday, December 6, 2012

hanya aku...


Dalam gelap, aku tak bisa melihat sebiru apa langit itu.
Aku terlalu nyaman dengan rahasia ini.
Aku menyelipkan perasaanku diantara keseharianku. Aku memilih sendiri. Menyepi.


hai...!


Taukah kau mengapa Tuhan menciptakan langit dan laut?
Semata agar kita tahu, dalam perbedaan ada batas yang membuat mereka tampak indah dipandang.
Kita memang berbeda. Aku tahu. Sama tahunya seperti dirimu. Warna yang mengalir di nadimu tak sewarna dengan yang mengalir di nadiku.
Namun, bukankah kita tak pernah bisa memilih dengan warna apa kita lahir?
Kita lahir, lalu menemukan tawa bersama. Menyatukan cerita bersama. Menjumputi mimpi bersama.
.......................................................
Lalu, apa kabarmu kini?
Mengangakah masih lukamu yang dulu? Atau, kini sudah terpilihkan bagimu akhir yang bahagia?
Maafkan aku, maafkan karena tak bisa selalu menjadi laut yang tetap menyimpan rahasiamu.

Sunday, December 2, 2012

jika...


Jika suatu saat kamu merasa ingin menangis, hubungi aku
Tapi aku tak berjanji membuatmu tertawa. Aku kan menangis bersamamu

Jika suatu saat kamu merasa tak ingin mendengar siapapun, hubungi aku
Aku berjanji akan diam menemanimu

Dan jika suatu saat merasa ingin berlari, hubungi aku
Aku akan menemanimu sampai kamu lelah dan berhenti

Tapi jika suatu saat kamu menghubungiku dan tak pernah ada jawaban, datanglah untuk melihatku
Mungkin saat itu aku sudah tidak ada lagi di dunia ini untuk menemanimu


vonis!


Pneumonia adalah sebuah penyakit pada paru-paru dimana Pulmonary Alveolus (Alveoli) yang bertanggung jawab menyaring oksigen dari atmosfer  meradang dan terisi oleh cairan. Pneumonia dapat disebabkan oleh beberapa pnyebab, termasuk infeksi oleh bakteri, virus, jamur, atau parasit. Pneumonia dapat juga disebabkan oleh zat-zat kimia atau cedera jasmani pada paru-paru atau sebagai akibat dari penyakit lainnya seperti kanker paru-paru.
Gejala yang berhubungan dengan pneumonia termasuk batuk, sakit dada, demam, kesulitan bernapas. Alat diagnosa termasuk Sinar-X dan pemeriksaan dahak. Perawatan tergantung dari penyebab pneumonia itu sendiri.
Pneumonia merupakan penyebab kematian peringkat atas untuk orang yang sakit menahun.

Wednesday, November 21, 2012

monolight...




Cahaya satu yang hanya menjadi pengarah dalam sisa hidupku yang singkat ini
Cahaya satu yang hanya terangi dalam tempo perjalanan ini menikmati tubuh yang semakin melemah
Cahaya satu yang hanya akan menjadi penyemangat semua organ tubuh yang selalu mendadak begitu menyiksa karena daya tahan ini tak sekuat dulu
Cahaya satu yang hanya bisa mendengar detak jantung yang tak menentu yang selalu membuatku terhentak saat ini
Cahaya satu yang hanya akan meredam semua hingga suatu saat tak ada titik terang yang bisa kulihat karena mata ini akan tertutup
Dan ku biarkan cahaya satu ini, karena hanya Dia dan aku disini

Monday, November 19, 2012

aku, putri, dan kisruh...


Hidup adalah aksi kita yang harus dijalani karena merupakan skenario dari Tuhan
Tuhan memilih kita sebagai pemeran utama dalam skenario yang telah Dia buat
Hidup yang singkat atau pun yang akan lama kita jalani, semua adalah skenarioNYA, adalah kehendakNYA
Memiliki atau kehilangan sudah menjadi bagian dari hidup yang kita jalani
Seperti aku yang memiliki orang yang begitu ada dalam hidupku, dia begitu lembut, dan ku panggil dia putri
Dia memang bagaikan putri, dia begitu angggun dengan semua yang dia kenakan, begitu mencerminkan seorang perempuan, manis dan anggun
Tentu dia bagaikan ratu di mataku
Ada juga si cuek, dia selalu membuat aku dan putri tertawa dengan tingkahnya, aku panggil dia Kisruh.
Hahaha mungkin sebutan itu cocok untuknya, karena dia memang seperti itu, karena lenganku pernah jadi korban gigitannya, hororr memang, tapi dia manusia normal kok, bukan kanibal hahaha
Aku, Putri dan Kisruh adalah satu.
Begitu banyak warna yang kami lalui bersama, bertiga. Mulai dari saat pertama kita bersama menghabiskan malam tanpa tugas kuliah bersama dengan penuh canda dan tawa sampai tidur satu kamar bertiga karena ada suara anjing menggonggong di belakang kamar kost kami. Sungguh itu hal yang selalu aku ingat.
Cerita dari kisah satu ke kisah yang lainnya menjadi menu saat kita berkumpul di kamarku 
Semua begitu berwarna dengan setiap karakter yang melekat pada diri kami masing-masing
Aku begitu menikmati semua cerita, kisah, senang, sedih, cinta, tugas, tentang mereka


Monday, November 12, 2012

aku dan beliau, 12 November 2012...


A : Mih!
M : Apa cengeng...
A : ih mamih!!!
M : Hahaha apa sayaang?
A : Aku mau melow nih sama mamih
M : Melow apa lagi sih kamu ini?
A : Aku kok ngerasa hampa ya mih... gimana supaya bahagia?
 Bukannya aku ga bersyukur sama anugerah dan semua nikmat dari Alloh loh mih!
M : Hmmm maksudnya hampa?
A : Bingung...bener-bener gak tahu maunya apa dalam hidup ini.
M : Oke...udah lama atau baru belakangan?
A : Baru belakangan sih...
M : Oh oke.
A : Apa yang harus aku lakuin mih?
M : Dulu saat masih happy masih inget gak?
 Kalau masih inget coba ceritain...
A : Ya... dulu hidupku tenang.
M : Apa yang membuat kamu tenang saat itu?
A : Enggak tahu deh, bingung juga mih, lupaaa...
M : Oke okee nggak apa-apa..
 Sekarang persisnya perasaan apa yang mengganggu kamu?
A : Mungkin sedih..
M : Oh sedih... apa yang membuatmu sedih?
A : Duh, mamih tanya-tanya terus deh dari tadi. Aku kan dateng kesini tuh mau tanya solusi mih.
 Bukan malah diintrogasi.
M : Oke baiklah saya nggak akan bertanya lagi.
A : Terus aku harus gimana?
M : Begini aja... kamu maunya gimana?
A : Tuh kan malah nanya lagi!
M : Begini aja, sini cy kamu pindah, kamu duduk disini cy, biar saya yang duduk di kursi kamu.
A : Buat apa sih mih? Ribet deh.
M : Kalau kamu yang tanya boleh yah?
A : Iya iyaaaa aku pindah iyaaa aku duduk disitu.
M : Oke
A : Terus kenapa? Kan udah ganti tempat duduk.
M : Semoga kamu bisa bahagia menjadi orang lain.
A : Loh kok mamih ngomongnya gitu sih?!
M : Kamu kelihatannya capek menjadi diri sendiri, saya kasih kamu kesempatan untuk seolah-olah kamu menjadi diri saya yang duduk di situ.
A : Biasa aja ah mih, nggak ada bedanya.
M : Permintaan saya, mohon duduk di situ hingga kamu capek.
A : Loh? Buat apa sih miiiih? Ini kan nggak ada gunanya, enggak ngerti deh.
M : Kadang-kadang dalam hidup ini kamu tidak perlu bertanya tentang apa yang sedang terjadi. Lagipula kamu kan dari tadi juga engga suka saya banyak bertanya ke kamu. Nah, sekarang saya hanya minta kamu duduk di situ, tanpa alasan apa pun, saya hanya ingin kamu duduk di situ.
A : Maaf ya mih.
Sekarang aku ngerti, kadang-kadang dalam hidup ini kita tidak perlu banyak bertanya, rasa hampa hanyalah warna kehidupan, akhirnya berlalu juga.
M : Iya, karena terlalu banyak bertanya hati akan semakin galau, terima dan jalani saja sebagaimana kamu enggak suka saya banyak bertanya padamu. Kehidupan ini juga tidak mau kita terlalu banyak bertanya padanya.
Ada banyak hal dalam hidup ini yang membuat kita sulit menemukan jawaban mengapa itu harus terjadi. Daripada galau bertanya dan hanya membuat jiwa lelah, ya sudah jalani aja. Toh akan berlalu juga kan. Hal ini bukan mengajarkan kamu jadi orang yang cuek loh ya cy! Artinya, hanya pada kondisi tertentu ketika suatu fenomena masalah memang sulit dicari jawabannya, kamu baru boleh ngelakuinnya. OK!

Saturday, November 10, 2012

kabar perkembangan...

Ketika kamu baru mulai sengaja mengelola frekuensi keberadaan kamu (melalui pikiran dan perasaan), mungkin kamu menemukan pasang surut, dan kamu melompat-lompat dari satu frekuensi ke frekuensi lainnya. Tahap ini sangat singkat, dan kamu akan segera mulai stabil dalam frekuensi yang lebih tinggi, dan kemudian lebih tinggi lagi, selamanya mendaki semakin tinggi.

Untuk berjalan, kamu membutuhkan beberapa latihan bukan?
Tetapi dengan keteguhan kamu berhasil melakukannya. Begitu pula dengan kebiasaan baru ini.

hargailah...




Karena seni itu bermakna yang menjadikannya berharga. 

Walaupun hanya cat minyak yang bisa kita dapatkan dimanapun itu.

Cobalah melihat pada arti seni yang mempunyai makna berbeda bagi setiap orang.

Bukankah kita harus warnai masa muda dengan berkarya?

Cobalah pula untuk memaknai arti warna di luar dirimu.

Karena semua tak selalu pada ritmenya.

Hargailah...




Tuesday, November 6, 2012

ssstttt...


Beberapa orang memilih “diam” untuk menyampaikan ceritanya dan hanya Tuhan yang dapat mendengarkan. Termasuk aku yang sekarang.

Aku sering membicarakan tentangmu bersama Tuhan , mendiskusikanmu , merencanakan sesuatu , dan menebak sesuatu , Tuhan selalu memberikan jawabannya , tapi DIA terlalu romantis dan suka memberi kejutan. Aku hanya berharap Tuhan secara diam diam , mengatakan kepadamu tentang apa yang sering aku dan Tuhan bicarakan.

Karena doaku tentang mu adalah rahasia terbaikku dengan Tuhan...

Friday, October 26, 2012

semua orang bisa jadi pemenang!


Dark is the night, I can weather the storm
Never say die, I’ve been down this road before
I’ll never quit, I’ll never lay down
See I promised myself that I’d never let me down
So I’ll never give up, never give in, never let a ray of doubt slip in
And if I fall, I’ll never fail, I’ll just get up and try again
Never lose hope, never lose faith. There’s much too much at stake
Upon myself I must depend, I’m not looking for place or show
I’m gonna win…

Thursday, October 25, 2012

depresi...


Seseorang dikatakan depresi apabila aktifitas fisiknya menurun, berpikir sangat lamban dan diikuti oleh perubahan suasana hati. Sesorang yang mengalami depresi memiliki pemikiran yang negatif terhadap dirinya sendiri, terhadap masa depan, dan ingatan mereka menjadi lemah, serta kesulitan dalam mengambil keputusan.

Depresi adalah suatu bentuk gangguan suasana hati yang mempengaruhi kepribadian seseorang. Depresi juga merupakan perasaan sinonim dengan perasaan sedih, murung, kesal, tidak bahagia dan menderita. Individu umumnya menggunakan istilah depresi untuk merujuk pada keadaan atau suasana yang melibatkan kesedihan, rasa kesal, tidak mempunyai harga diri, dan tidak bertenaga. Individu yang menderita depresi aktifitas fisiknya menurun, berpikir sangat lambat, kepercayaan diri menurun, semangat dan minat hilang, kelelahan yang sangat, insomnia, atau gangguan fisik seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, rasa sesak didada, hingga keinginan untuk bunuh diri.

Salah satu gejala depresi adalah pikiran dan gerakan motorik yang serba lamban (retardasi psikomotor), fungsi kognitif (aktifitas mental emosional untuk belajar, mengingat, merencanakan, mencipta, dan sebagainya) terganggu. Jadi depresi mencakup dua hal kesadaran yaitu menurunnya aktifitas dan perubahan suasana hati. Perubahan perilaku orang yang depresi berbeda - beda dari yang ringan sampai pada kesulitan - kesulitan yang mendalam disertai dengan tangisan, ekspresi kesedihan, tubuh lunglai dan gaya gerak lambat.
individu mengalami depresi jika individu mengalami gajala-gejala rasa sedih, pesimis, membenci diri sendiri, kehilangan energi, kehilangan konsentrasi, dan kehilangan motivasi. Selain itu individu juga kehilangan nafsu makan, berat badan menurun, insomnia, dan selalu ingin menghindari orang lain.

Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa aspek depresi adalah gejala depresi yang dapat dimanifestasikan secara emosional, kognitif, motivasional, fisik dan pencernaan, raut wajah sedih, retardasi, dan agitasi. Gejala yang dimanifestasikan secara emosional terdiri dari perasaan kesal atau patah hati, perasaan negatif terhadap dirinya, hilangnya rasa puas, hilangnya keterlibatan emosional,kecenderungan untuk menangis diluar kemauan, dan hilangnya respon terhadap humor. Sedangkan gejala yang dimanifestasikan secara kognitif meliputi sikap menyimpang penderita, baik terhadap diri, pengalaman, dan masa depannya. Gejala yang dimanifestasikan secara motivasional meliputi pengalaman yang disadari penderita, yaitu tentang usaha, dorongan, dan keinginan , sedangkan gejala yang muncul sebagai gangguan fisik apabila terjadi gangguan saraf otonom dan hipotalamus.

Wednesday, October 24, 2012

aku dan beliau, 24 Oktober 2012...


Siang itu, terburu-buru aku mendatangi beliau seperti hari-hari sebelumnya, seperti biasanya, sesuai jadwal yang telah aku janjikan.

B:  Udah?
A:  Udah, aku coba buat ikhlas sih tapi…
B:  Ikhlas itu nggak pakai tapi, sayang. Ikhlas berarti kamu menerima segalanya dengan lapang hati kesalahan dalam bentuk apapun yang sudah pernah terjadi. Biarkan hati kita seluas lautan. Ibarat setitik tinta yang kalau kamu teteskan di segelas air dan bakal bikin airnya hitam, beda dengan kalau kamu teteskan ke laut. Ngerti kan? Karena lautan itu luas, dan seperti itulah harusnya hatimu ketika kamu bilang ikhlas.
A:  Terus aku harus gimana? Aku belum bisa ngelupain itu semua.
B:  Bukan dilupakan, diikhlaskan… Kalau kamu nggak bisa mengikhlaskan sebuah masalah itu, dia akan mendatangi kamu lagi suatu saat nanti, entah esok, lusa, tahun depan, 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, bahkan mungkin sepanjang kamu hidup.
Ini chapter hidup kamu. Selesaikan chapter ini dan Sang Pembuat Kisah hidup kita akan memberikan chapter baru…
A:  Tapi aku ngerasa kalau masalah ini tuh berat, aku bingung harus mulai dari mana dulu…?
B:  Masalah itu adalah jawaban. Jadi sebenarnya apa yang udah terjadi sama kamu ini adalah jawaban, tapi jawaban itu karena apa?
A:  Pertanyaan…
B:  Betul, kalau ini semua adalah jawaban, maka pertanyaannya adalah kenapa kamu masih muda belia begini dikasih semua ini? Berjalan terus, jangan berhenti dan menyerah pada keadaan ini. Ini kesempatan kamu untuk mengungkap pesan itu. Bahwa, ada sebuah pesan yang ingin disampaikan oleh Pemilik Alam ini supaya kamu terlibat dalam evolusi kosmikini. Supaya kamu yang sudah mengalami berbagai hal ini bisa berbagi pada yang lain.
Ini tuh sekolah kehidupan kamu…
A:  Sekolah kehidupan? Maksudnya?
B:  Kalau kamu menghayati makna belajar yang sesungguhnya bahwa sebenarnya setiap hari itu kita belajar, banyak hal yang tidak diajarkan di sekolah formal tapi justru dalam kehidupan nyata. Memangnya di kampus kamu diajarkan bagaimana menghadapi masalah seperti yang kamu hadapi sekarang? Darimana kamu tahu cara merasakan ikhlas hati, kalau tidak bertemu dengan masalah. Dan tahu pahitnya gagal, kalau tidak merasakan sendiri? Apakah diajarkan bagaimana supaya kita jadi orang yang kuat tanpa kita dikasih ujian…? Nggak cy ! Kalau kamu minta menjadi orang yang sabar, maka tidak serta merta kamu diberikan orang-orang yang sabar di sekitar kamu. Biasanya malah kamu akan dipertemukan dengan orang-orang yang akan menguji tingkat kesabaran kamu itu. Semua itu didapatkan dari sekolah kehidupan ini, sayang….
Sekolah kehidupan memang nggak punya ijazah, nggak punya titel. Tapi, sekolah itu yang memberikan label pada kita, seperti apa kita ingin dikenal dalam hidup kita. Kamu, Ucy, ataupun Lucyana, seorang pribadi yang atraktif, Ucy yang mudah bergaul, Ucy yang ceria, sampai Ucy yang kadang jahil dan menyebalkan, dan titel-titel hidup lainnya yang nggak bisa kamu dapatkan dari sekolah biasa.
*mengangguk-angguk*
A:  Apa ada tingkatannya juga?
B:  Jelas ada, hanya saja kita nggak pernah tahu polanya. Apakah tiap caturwulan, semester, atau dasawarsa… itu rahasia Sang Pemilik Sekolah itu sendiri. *sambil nunjuk ke atas*
A:  Jadi, cara tahunya kita naik pangkat gimana?
B:  Kamu tahu supaya naik tingkat kuliah?
A:  Lulus ujian…
B:  Cuma ujian?
A:  Absen dan tugas-tugas… ujian cuma buat memastikan bahwa kita bisa…
B:  Persis! Sekolah kehidupan juga akan memberikan nilai pada setiap ujian kehidupan yang diberikan. Apakah kamu layak atau enggak dengan tingkatan hidup selanjutnya? Apakah kamu layak untuk mendapatkan keinginanmu, impian-impianmu, kebahagiaanmu, dan banyak hal lainnya… Ujian itu dimana pun akan selalu ada. Karena hanya dengan ujian, orang bisa melakukan refleksi dan melihat sejauh mana dia sudah berhasil melangkah. Itu idealnya. Hidup harus sesuai dengan aturan mainnya, cy…
A:  Ada aturan mainnya?
B:  Tentu, aturan mainnya sederhana… Tapi kalau bisa melakukannya, semua ujian dijamin bisa dengan mudah dijalani.
A:  Tapi apa aku bisa? Aku bahkan ragu pada diriku sendiri. Mmmm… sulit nggak?
B:  Kalau kamu bilang sulit maka ini akan jadi sulit. Tapi kalau kamu bilang mudah, maka pikiran dan semua tubuhmu akan bilang mudah dan dia akan bergerak mengikuti pikiran kamu yang mengatakan mudah.
A:  Sebenarnya aku ingin putuskan saat ini juga untuk mengubur semuanya. Aku nggak mau menyeret-nyeretnya terlalu lama. Berat. Membuatku kesulitan untuk melompat lebih tinggi.
(setengah melamun) Ingin aku ikhlaskan dirimu, duhai masa laluku. Akan ku kubur engkau bersama kesedihan, keputusasaan, kekecewaan, dan semua yang membuat aku nestapa. Ah, tapi kenapa sulit ya…
B:  (tersenyum) Ada hal yang paling mudah untuk diucapkan, tapi ketir untuk dijalani. Tapi kalau bisa melakukannya, yang satu ini adalah penyumbang kesuksesan yang paling besar.
A:  Apa?
B:  (menepuk lembut dadaku dengan tangan kanannya)
Ada di sini. Ikhlas. Ikhlas, sayang.
A:  (termenung, hatiku seperti baru saja dihantam sesuatu yang keras. Sudah sering aku mendengar kata itu, tapi, yang ini berbeda, rasanya menyelusup ke dalam diriku)
Ummmmm… ikhlas itu bisa kita wujudkan seperti apa?
B:  Ikhlas itu adalah syukur bahwa apa yang kita dapat hari ini adalah hal terbaik yang diberikan oleh Sang Pemilik Rezeki. Bahwa, masalah yang kamu hadapi saat ini adalah rezeki terbaik bagi kamu. Ingat, DIA tidak pernah salah memilihkan peran dan skenario hidup seseorang.

Aku tertegun, kalimat itu sederhana tapi itu membuatku menunduk, aku malu. Ratusan kali aku ucapkan kata itu, ikhlas, tapi ternyata hanya sebatas kerongkongan. Ikhlas yang aku keluarkan selalu diikuti dengan kata tapi… “Aku ikhlas, tapi harusnya…”
Padahal aku selalu bilang pada mereka bahwa jangan sampai ada tapi. Ternyata aku pun masih saja tidak sesuai dengan apa yang aku katakan. Memang benar, kalau hanya ucapan saja sih mudah, aktualisasinya itu loh, sulit.

B:  Nggak usah terburu-buru, Cy, perlahan. Semua ini proses, terapkan sedikit demi sedikit dalam hidup kamu. Nanti kamu akan terbiasa. Bisa itu karena biasa kan? Saya yakin kamu adalah seorang pembelajar yang cepat. Kita lihat… kalau kamu sudah mengerti aturan mainnya, kamu akan melesat cepat. Mungkin kamu memang hadir dengan semua ini karena kamu punya tugas khusus. Barangkali diutus jadi peri cahaya buat keluarga kamu layaknya cahaya matahari.
Kamu akan menjadi sesuatu yang bisa membuat semua seperti yang selalu kamu impi-impikan, teruslah berusaha, dan iringi usahamu dengan doa.
Tersenyumlah…

Dan aku pun tersenyum :)

Monday, October 22, 2012

i don't know...


I can see
There’s a change in you
I say you’re not the same
I don’t know what’s wrong with you
I don’t know what to do
I wish that you could show me what you’re feeling
Cause i’m feeling different on you, especially to me, but not to all

Mirror on the wall,
does he care about me at all, and himself?
will he ever notice me
could he ever fall